Rabu

Poem(Puisi)


created by: Citra Dewi Maharani,Wilda Arfiana,Ratu Annisa


Tuhan Yang Maha Kuasa

Langit nan biru membentang luas di angkasa
Sebagai bukti kekuasaan tuhan yang maha esa
Hanya satu pintanya kepada hambanya
Ingatlah selalu akan besar kuasanya

Tapi apa yang telah hambanya perbuat
Mereka berjalan di jalan yang sesat
Mereka rusak bumi ini dengan tangannya yang jahil dan jahat
Hingga akhirnya ia murka dan laknat

Apa hukuman yang pantas diberikan untuk hambanya?
Bencana alam,apakah salah satunya?
Ia berikan sebagai suatu cobaan
Untuk menguji apakah hambanya termasuk orang beriman

Seluruh hambanya menjerit dan menangis
Bersujud dan memohon akan ampunannya
Setelah apa yang mereka perbuat dengan kejam dan bengis
Tapi ia lah tuhan yang maha pengampun dengan segala kasih sayangnya







Banjir

Pagi itu...
Suasana sangat tidak bersahabat
Terlihat dari langit yang begitu gelap
Tiada kicauan burung terdengar kala itu

Tik...tik...tik...
Derai hujan pun turun satu per satu membasahi tanah
Menimbulkan suara bising dari atas atapku
Hatiku semakin risau melihat genangan air
Yang semakin lama semakin meninggi

Aku dengar teriakan panik dari sudut sana
Mengatakan banjir...banjir...banjir...
Seluruh warga keluar dari rumah mereka
Meyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi

Desaku terendam oleh banjir
Sawah dan ladang pun ikut tergenang
Ku dengar rintihan dari para korban
Yang telah kehilangan harta benda mereka

PENGAIS SAMPAH
Tampak jelas di raut wajahnya
Peluh dan kesah terlihat dari mukanya
Cucuran keringat menetes dari kenignya
Pertanda bahwa ia sudah terlalu penatnya

Dibawah terik matahari ia berjuang
Mencari nafkah untuk bertahan
Mengais sampah di pinggir kota
Untuk sesuap nasi yang tak seberapa

Tapi apakah kita pernah berfikir
Pekerjaan apa yang telah ia lakukan
Sungguh itu hina di mata kita
Padahal ia sangat berjasa kepada kita

Satu per satu ia mencari
Di atas gunungan sampah
Berharap banyak yang dapat ia dapatkan
Padahal itu semua adalah ulah kita
Orang-orang yang tidak bertanggung jawab

0 komentar:

Posting Komentar